ALKANA : RUMUS ALKANA , DERET HOMOLOG ALKANA

Kali ini akan dibahas mengenai rumus alkana (rumus umum alkane) dan deret  homolog alkana. O iya, alkana itu bahasa inggrisnya alkane ya

ALKANA

Setiap atom karbon mempunyai empat elektron valensi yang digunakan untuk membentuk ikatan kovalen dengan atom lainnya, yang digambarkan sebagai tangan ikatan. Jadi, atom karbon pada senyawa karbon selalu mempunyai empat tanga ikatan. Pada alkane, keempat tangan tersebut bila tidak digunakan untuk mengikat atom karbon yang lain akan digunakan untuk mengikat atom hidrogen.

alkana - metana
metana

Penggantian (subsitusi) sebuah atom H yang mana pun pada gambar model molekul di atas dengan atom klorin, akan menghasilkan senyawa yang lain. Hal ini menunjukan bahwa semua atom H di dalam senyawa CH4 mempunyai kedudukan yang identik. Jika dua model molekul metana digabungkan, akan didapat molekul hidrokarbon dengan dua atom karbon didalamnya, seperti tampak pada gambar berikut.

alkana - etana
etana

Rumus Alkana

Gambar tersebut menunjukan bahwa alkane yang terbentuk dari dua atom karbon akan mengikat enam atom hidrogen sehingga mempunyai rumus molekul C2H6. Jika penggantian atom hidrogen dengan atom karbon dilakukan terus menerus, akan didapat struktur seperti pada gambar di bawah.

Jumlah atom C Rumus struktur Rumus Molekul
1 CH4 CH4
2 CH3– CH3 C2H6
3 CH3– CH2– CH3 C3H8
4 CH3– CH2– CH2– CH3 C4H10
8 CH3-CH2– CH2– CH2– CH2– CH2– CH2– CH3 atau

CH3(CH2)6CH3

C8H18
N Rumus Alkana (rumus umum alkane) CnH2n+2

Jadi, rumus alkana atau rumus umum molekul alkane adalah

CnH2n+2

Deret Homolog Alkana

Deretan rumus molekul alkane (tabel di bawah) menunjukan bahwa pada setiap anggota yang satu ke anggota yang berikutnya bertambah sebanyak CH2. Deret senyawa karbon yang demikian ini disebut deret homolog (deret homolog alkana). Deret homolog alkana mempunyai sifat – sifat berikut:

  • Mempunyai rumus umum, untuk deret homolog alkana adalah CnH2n+2.
  • Antara satu anggota ke anggota berikutnya mempunyai pembeda CH2.
  • Selisih massa rumus antara satu anggota ke anggota berikutnya  adalah 14.
  • Semakin panjang rantai atom karbonnya, semakin tinggi titik didihnya.

Tabel yang menunjukan sebagian anggota deret homolog alkana dengan beberapa sifatnya.

Jumlah atom C Rumus Molekul Nama Titik lebur (oC) Titik Didih (oC) Massa jenis (g/cm3) Wujud (suhu kamar)
1 CH4 Metana -181,9 -163,9 0,466 Gas
2 C2H6 Etana -183,2 -88,5 0,572 Gas
3 C3H8 Propana -189,6 -42,0 0,585 Gas
4 C4H10 Butana -138,3 -0,4 0,601 Gas
5 C5H12 Pentana -129,9 36,2 0,626 Cair
6 C6H14 Heksana -94,9 69,1 0,660 Cair
7 C7H16 Heptana -90,5 98,5 0,684 Cair
8 C8H18 Oktana -56,7 125,8 0,703 Cair
9 C9H20 Nonana -50,9 150,9 0,728 Cair
10 C10H22 Dekana -29,6 174,2 0,730 Cair
11 C11H24 Undekana -25,5 196,1 0,740 Cair
12 C12H26 Dodekana -14,5 216,4 0,749 Cair
14 C14H30 Tetradekana 5,9 253,5 0,763 Cair
18 C18H38 Oktadekana 28 313,9 0,789 Padat
20 C20H42 Eikosana 36,9 343,9 0,789 Padat

Demikian ulasan mengenai alkane, baik mengenai rumus alkana (rumus umum alkane) ataupun deret homolog alkana.

Mengenai pembahasan alkane sebenarnya cukup panjang, sehingga saya pisahkan supaya lebih pendek dan fokus terhadap kebutuhan pembaca. Pembahasan alkane meliputi:

  1. Rumus Alkana (rumus umum alkane), deret homolog alkane
  2. Tata nama Alkana
  3. Isomer alkana
  4. Sifat Alkana : Sifat kimia alkana dan sifat fisika alkana
  5. Kegunaan alkana

Jika ada masukan, saran ataupun pertanyaan silahkan berkomentar ya. Semoga bermanfaat…..

Sumber:

Sudarmo, U.(2013). KIMIA: Untuk SMA/MA Kelas XI, Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu Alam. Erlangga: Jakarta

loading...
loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *