ASAM BASA : SIFAT ASAM BASA DAN TEORI ASAM BASA

ASAM BASA

Dalam kehidupan sehari – hari, sobat pasti sering mendengar kata asam dan basa bukan? Asam dan basa merupakan senyawa penting yang berperan besar, seperti dalam tubuh makhluk hidup, obat – obatan , pertanian, produk rumah tangga, makanan, maupun bahan baku industri.

asam basa
jeruk – asam basa

Apa yang sobat ketahui tentang larutan asam basa ? Kita tentunya sering makan buah jeruk, apel, pir, nanas, atau mangga bukan? Bagaimana rasanya? Sebagian besar buah – buahan mengandung asam organik lemah, seperti asam sitrat, asam malat, serta asam tartrat.

Penggunaan sabun, sampo yang mengandung basa kuat mengakibatkan rambut rusak dan kelihatan kusam serta menimbulkan iritasi kulit mengapa hal itu dapat terjadi? Dapatkah kita mengukur kekuatan asam dan basa?

A. Sifat Asam Basa

Asam dan basa merupakan dua senyawa kimia yang sangat penting dalam kehidupan sehari- hari. Secara umum, zat – zat yang berasa masam mengandung asam, misalnya asam sitrat pada jeruk, asam cuka pada cuka makanann, serta asam benzoat yang digunakan sebagai pengawet makanan. Basa merupakan senyawa yang mempunyai sifat licin, rasanya pahit, dan jenis basa tertentu bersifat caustic atau membakar, misalnya natrium hidroksida atau soda api.

Meskipun asam dan basa dapat dibedakan dari rasanya, tetapi tidak disarankan (dilarang) untuk mencicipi asam atau basa yang ada di laboratorium. Asam dan Basa dapat dibedakan dengan menggunakan zat tertentu yang disebut indikator asam basa atau menggunakan alat khusus.

Larutan asam dan basa dapat diperoleh dengan melarutkan asam atau basa secara langsung ke dalam air. Selain itu, larutan ini juga dapat diperoleh melalui reaksi antara senyawa oksida dengan air.

Reaksi antara oksida asam dengan air akan menghasilkan larutan asam, sedangkan reaksi antara oksida basa dengan air menghasilkan larutan basa. Larutan basa juga dapat dihasilkan dari reaksi antara logam reaktif dengan air.

Oksida adalah senyawa antara unsur tertentu dengan oksigen. Oksida asam adalah oksida yang berasal dari unsur nonlogam dengan oksigen misalnya CO2, SO2, P2O5, Cl2O7 dan sebagainya. Oksida asam jika bereaksi dengan air akan menghasilkan larutan asam.

Contoh

CO2(g) + H2O(l) → H2CO3(aq)

SO3(g) + H2O(l) → H2SO4(aq)

P2O5(s) + H2O(l) → 2H3PO4(aq)

Cl2O7(g) + H2O(l) → 2HClO4(aq)

Oksida basa adalah oksida yang berasal dari unsur logam dengan oksigen, misalnya Na2O, CaO, Fe2O3, dan sebagainya. Oksida basa jika bereaksi dengan air akan menghasilkan larutan basa.

Contoh:

Na2O(s) + H2O(l) → 2NaOH(aq)

CaO(s) + H2O(l) → Ca(OH)2(aq)

Fe2O3(s) + 3H2O(l) → 2Fe(OH)3(aq)

Diantara senyawa oksida, ada yang disebut oksida indiferen, yaitu oksida yang tidak dapat membentuk asam maupun basa, misalnya CO dan NO. Selain itu, ada juga oksida amfoter, yaitu oksida yang dapat membentuk asam ataupun basa tergantung lingkungannya. Pada saat lingkungan asam akan menjadi basa, tetapi saat lingkungannya basa akan bersifat sebagai basa, misalnya Al2O3 dan ZnO.

B. Teori Asam Basa

Sifat asam basa dari suatu larutan dapat dijelaskan menggunakan beberapa teori, yaitu teori asam basa Arrhenius , teori asam basa Bronsted Lowry , dan teori asam basa Lewis . Ketiga teori ini mempunyai dasar pemikiran yang berbeda, tetapi saling melengkapi dan memperkaya. Hal – hal yang tidak bisa dijelaskan oleh teori asam basa Arrhenius dapat dijelaskan dan dilengkapi oleh teori asam basa Bronsted Lowry dan tidak bertentangan dengan teori asam basa Arrhenius . Demikian juga teori asam basa Lewis dapat melengkapi hal – hal yang tidak dapat dijelaskan oleh teori asam basa Bronsted Lowry .  Jadi teori asam basa ada tiga yaitu:

  1. Teori asam basa Arrhenius
  2. Teori asam basa Bronsted Lowry
  3. Teori asam basa Lewis

Demikian ulasan mengenai asam dan basa . Jika ada masukan, saran ataupun pertanyaan silahkan berkomentar ya. Semoga bermanfaat…..

Sumber:

Sudarmo, U.(2013). KIMIA: Untuk SMA/MA Kelas XI, Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu Alam. Erlangga: Jakarta

loading...
loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *