FUNGSI LIPID

Lipid adalah senyawa yang bersifat tidak larut dalam air, tetapi dapat larut dalam pelarut organik nonpolar. Apa saja fungsi lipid? Berikut akan dibahas tentang fungsi lipid.

fungsi lipid

FUNGSI LIPID

1. Fungsi Lemak dan minyak

Lemak dan minyak merupakan zat makanan yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh manusia. Selain itu, lemak dan minyak juga merupakan sumber energi yang lebih efektif dibanding karbohidrat dan protein. Lemak dan minyak dapat menghasilkan energi sebesar 9 kkal/ gram, sedangkan karbohidrat dan protein masing – masing hanya menghasilkan 4 kkal/ gram.

Lemak dan minyak terdapat pada hampir semua bahan pangan dengan kandungan yang berbeda – beda. Meski demikian, lemak dan minyak seringkali ditambahkan dengan sengaja ke dalam makanan untuk berbagai tujuan. Dalam pengolahan bahan makanan, lemak dan minyak berfungsi sebagai media penghantar panas, seperti minyak goreng, mentega dan margarin. Di samping itu, penambahan lemak dan minyak dimaksudkan juga untuk menambah kalori serta memperbaiki tekstur dan cita rasa makanan, seperti pada pembuatan kembang gula, kue – kue dan lain – lain. Lemak juga banyak digunakan pada pembuatan roti dengan tujuan membantu mengempukan produk akhir. Hal ini disebabkan terhalangnya pembentukan massa serabut – serabut zat perekat dari gandum yang padat dan keras sehingga serabut – serabut zat perekat tersebut menjadi lebih pendek.

 

2. Kegunaan Fosfolipid

Sekitar 40% membran sel tersusun dari fosfolipid dan sekitar 60% tersusun adri protein. Fosfolipid berperan dalam fungsi sel saraf dan otak. Di dalam sistem peredaran darah, fosfolipid berfungsi sebagai alat pengangkut lemak. Fosfogliserida berupa sefalin dan lesitin dapat berperan sebagai zat pengemulsi (emulgator) sehingga banyak digunakan dalam industri pangan, seperti dalam pembuatan margarin, keju, dan permen. Sefalin dibutuhkan dalam tubuh untuk pembentukan tromboplastin, yang berguna untuk pembekuan darah.

 

3. Kegunaan Steroid

Steroid terdapat dalam hampir semua jenis makhluk hidup. Steroid dapat berperan sebagai hormon dan steroid sintesis banyak digunakan sebagai bahan obat. Kolesterol merupakan zat antara (intermediet) dalam proses biosintesis hormon steroid dan asam empedu; zat pengemulsi lemak yang dikeluarkan ke usus halus. Vitamin D terdapat sebagai steroid, yang berperan dalam penggunaan kalsium dalam tubuh.

Steroid sintesis yang digunakan sebagai bahan obat dapat berupa tablet atau cairan (injeksi). Para olahragawan biasanya menggunakan steoroid pada saat latihan karena dapat menimbulkan sifat agresif dan giat.

4. Kegunaan Lilin (Wax)

Pada umumnya, lilin bersifat licin dan tidak larut dalam air. Oleh karena itu, senyawa lilin dapat dipergunakan sebagai bahan pelapis pada berbagai bahan dalam kehidupan sehari – hari maupun dalam proses industri.

Pada sebagian makhluk hidup, lilin dapat dipergunakan sebagai bagian dari pertahanan hidup. Sebagai contoh, lilin dapat berfungsi sebagai bahan pengaman (dari penguapan) untuk daun, biji, kulit serangga, dan bulu burung. Dalam industri, lilin dimanfaatkan untuk pembuatan piringan hitam dan lampu lilin.

Demikian tulisan mengenai fungsi lipid, semoga bermanfaat ….

Sumber:

Cahyana, Ucu., Sukandar, Dede., & Rahmat. (2007). KIMIA Untuk SMA dan MA Kelas XII. Piranti: Jakarta

loading...
loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *