GERAK BROWN

Gerak Brown adalah gerak acak atau gerak patah – patah atau gerak zig -zag dari partikel koloid.┬áBerikut akan dibahas mengenai pengertian Gerak Brown atau definisi gerak Brown dan juga pengertian koloid.

GERAK BROWN

Sebelum membahas Gerak Brown, kita harus tahu dulu yang namanya koloid. Bagi yang belum mengetahui apa itu koloid, berikut definis koloid.

Pengertian koloid

Koloid adalah sistem dispersi dengan ukuran partikel yang lebih besar dari larutan, tetapi lebih kecil dari suspensi. Pada sistem koloid, ukuran partikelnya lebih kecil dari suspensi kasar sehingga tidak membentuk fasa terpisah (seperti air dengan pasir), tapi tidak cukup kecil dibandingkan dengan larutan sejati (misalnya air dengan gula). Bila partikel terlarut berada pada keadaan ini, akan menunjukan sifat – sifat yang berbeda dari larutan sejati dan suspensi kasar. Sistem koloid sering kita jumpai dalam kehidupan sehari – hari seperti sirup obat batuk, es krim, air susu, asap, kabut, dan material lainnya.

Pengertian Gerak Brown

Jika mikroskop optik (mikroskop ultra) diarahkan pada suatu dispersi koloid dengan arah tegak lurus terhadap berkas cahaya maka akan tampak partikel – partikel koloid, tetapi bukan sebagai partikel dengan batas yang tegas melainkan sebagai bintik – bintik berkilauan.

gerak Brown

Dengan mengikuti bintik – bintik cahaya yang dipantulkan ini, sobat dapat melihat bahwa partikel koloid bergerak terus menerus secara acak menurut jalan yang berliku – liku. Gerakan acak partikel koloid dalam suatu medium pendispersi ini disebut gerak Brown, sesuai dengan nama seorang pakar botani Inggris, Robert Brown yang pertama kali melihat gejala ini tahun 1827.

Brown tidak dapat menjelaskan mengapa partikel koloid dapat bergerak lurus dan berliku. Baru pada tahun 1905 gerakan seperti itu dapat dianalisis secara matematis oleh Albert Einstein. Einstein menunjukan bahwa suatu partikel mikroskopik yang melayang dalam suatu medium akan menunjukan suatu gerakan acak seperti gerak Brown akibat banyaknya tumbukan antar molekul pada sisi – sisi partikel yang tidak sama.

Sebelum Einstein menjelaskan gejala itu, beberapa ilmuwan ulung masih beranggapan bahwa atom – atom dan molekul – molekul sebagai partikel khayal, yang hanya bermafaat untuk penjelas

loading...
loading...