KESADAHAN AIR

Sebelumnya telah dibahas sifat-sifat unsur termasuk unsur halogen, alkali dan alkali tanah, serta periode ketiga. Selain itu, terdapat pula sifat lain dari unsur-unsur alkali dan alkali tanah, yaitu dapat membentuk air sadah (kesadahan air).

Gambar. kalsifikasi keran akibat air sadah pada pembahasan kesadahan air
Gambar. Kalsifikasi keran akibat air sadah

 

A. Pengertian Kesadahan Air

Istilah air sadah (hard water) secara umum digunakan untuk menjelaskan tentang air yang mengandung ion kalsium dan ion magnesium dengan konsentrasi tinggi. Namun, kesadahan air itu terjadi apabila ion-ion tersebut bereaksi dengan ion-ion hidrogen karbonat (bikarbonat / HCO3), sulfat (SO42-), atau klorida (Cl). Di pihak lain, dikenal juga air lunak (soft water) yaitu air yang mengandung kadar ion kalsium dan magnesium yang rendah sekali atau nol. Contoh air lunak adalah air hujan, air suling, dan air mineral.

 

B. Penyebab Kesadahan Air dan Cara Mengatasinya

Dapatkah Anda mengetahui apa saja perbedaan air sadah dengan air lunak? Ciri air sadah adalah apabila ke dalam air tersebut ditambahkan larutan sabun atau detergen maka akan sukar berbuih atau bila dipanaskan akan membentuk batu ketel. Kesadahan air tersebut disebabkan adanya garam kalsium dan magnesium berupa:

  1. Ca(HCO3)2
  2. CaSO4
  3. CaCl2
  4. Mg(HCO3)2
  5. MgSO4
  6. MgCl2

Ada dua jenis kesadahan air, yaitu kesadahan sementara dan kesadahan tetap. Kesadahan sementara disebabkan oleh garam bikarbonat (HCO3) dan magnesium (Mg) atau kalsium (Ca). Kesadahan sementara dapat dihilangkan dengan jalan pemanasan.

Ca(HCO3)2 → CaCO3 + H2O + CO2 (dengan pemanasan)

Mg(HCO3)2 → MgCO3 + H2O + CO2 (dengan pemanasan)

Kesadahan tetap disebabkan oleh garam sulfat (SO42-) dan klorida dan kalsium atau magnesium. Kesadahan tetap tidak bisa dihilangkan dengan jalan pemanasan, tetapi dapat dihilangkan dengan penambahan larutan natrium karbonat (Na2CO3), pertukaran ion menggunakan resin, dan penyulingan. Dengan menambahkan Na2CO3 maka akan terbentuk CaCO3 atau MgCO3 yang berupa endapan.

CaCl2 + Na2CO3 → CaCO3 + 2NaCl

MgSO4 + Na2CO3 → MgCO3 + Na2SO4

Air sadah menyebabkan pemakaian sabun menjadi boros karena ion stearat dari sabun bereaksi dengan ion Ca2+ atau Mg2+.

Ca2+ + 2C17H35-COO- → Ca(C17H-COO)2

Untuk mengatasi masalah ini dapat digunakan resin penukar ion. Prosesnya adalah:

Ca2+ + Na+-Resin → Ca2+-Resin + Na+

Garam-garam yang sukar menguap dapat dipisahkan dari air dengan cara penyulingan (distilasi). Cara ini dilakukan dengan memanfaatkan perbedaan titik didih. Air murni diuapkan dan air yang mengandung garam-garam.

 

Contoh Soal Kesadahan Air

1. Mengapa air sadah menimbulkan batu ketel pada proses pemanasan di dalam industri?

Penyelesaian: Batu ketel atau kerak disebabkan adanya endapan CaCO3 atau MgCO3

2. Untuk menghilangkan kesadahan tetap dalam air yang mengandung garam CaCl2 digunakan 5,3 gram Na2CO3.

a. Bagaimanakah reaksi penghilangan kesadahan tetap tersebut?

b. Hitung berat endapan yang dihasilkan.

Penyelesaian:

a. CaCl2 + Na2CO3 → CaCO3 + 2NaCl

b. mol Na2CO3 = gram/Mr = 5,3/106 = 0,05 mol

mol CaCO3 yang dihasilkan = 1/1 x 0,05 = 0,05 mol

Massa CaCO3 = 0,05 x 100 = 5 gram

 

Demikianlah penjelasan mengenai kesadahan air.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *