LITIUM : Sejarah Litium, Kegunaan Litium, Sifat Litium dan Pembuatan Litium

Litium – Pembahasan mengenai Litium disini diantaranya data, sejarah litium, fakta menarik litiumsifat litium, kegunaan litium dan pembuatan hidrogen.

litium

Data

  • Nama                                                               : Litium
  • Simbol                                                             : Li
  • Klasifikasi                                                       : Litium merupakan logam alkali
  • Warna                                                              : keperakan
  • Massa atom                                                    :6,941
  • Wujud                                                             : padat
  • Titik lebur                                                      : 180,54 oC, K 453,69
  • Titik didih                                                      :1347 oC, 1615 K
  • Elektron                                                          : 3
  • Proton                                                             : 3
  • Neutron di isotop yang paling melimpah: 4
  • Konfigurasi  elektron                                   : 2,1
  • Konfigurasi elektron                                    : 1s2 2s1
  • Densitas pada suhu 20 oC                          :0.53 g / cm3

A. Sejarah  Litium

Litium ditemukan oleh Johan Arfvedson pada tahun 1817 di Stockholm, Swedia, ketika menganalisis petalite (LiAlSi4O10). Ia menemukan bahwa petalite mengandung “silika, alumina dan alkali.”

Logam alkali yang baru (karena litium  belum ditemukan atau diketahui waktu itu) di petalite ini memiliki sifat unik. Untuk menetralkan litium diperlukan lebih banyak asam dibanding ketika menetralkan natrium. Juga senyawa karbonatnya hanya sedikit larut dalam air , tidak seperti natrium karbonat.

Alkali yang baru ini, juga berbeda dengan kalium karena tidak menghasilkan endapan asam tartarat. Arfvedson lalu mencoba untuk menproduksi logam alkali ini dalam keadaan murninya dengan cara elektrolisis, tapi ia tidak berhasil; baterai yang digunakan tidak cukup kuat.

Logam murni diisolasi (diperoleh atau dibuat) pada tahun berikutnya oleh dua ahli kimia, dari Swedia William Brande dan kimiawan Inggris Humphry Davy, yang bekerja secara independen (sendiri sendiri).

Davy berhasil memperoleh logam lithium dalam jumlah yang kecil dengan cara elektrolisis dari litium karbonat. Ia menemukan bahwa unsur baru ini memiliki warna nyala merah, seperti strontium dan menghasilkan larutan alkali (larutan basa) ketika dilarutkan dalam air.

Pada tahun 1855 Robert Bunsen dan Augustus Matthiessen secara independen (masing masing) memproduksi logam alkali dalam jumlah besar dengan mengelektrolisis lelehan litium klorida.

Nama Litium adalah berasal dari kata Yunani ‘lithos’, yang berarti ‘batu.’

B. Fakta Menarik tentang Litium

  • Lithium diyakini sebagai salah satu dari tiga elemen (yang lainnya adalah hidrogen dan helium) yang diproduksi dalam jumlah yang signifikan (sangat besar) pada peristiwa Big Bang. Sintesis dari unsur – unsur ini (lithium, hidrogen dan helium) terjadi dalam tiga menit pertama terbentuknya alam semesta.
  • Lithium adalah satu-satunya logam alkali yang bereaksi dengan nitrogen.
  • Humphrey Davy menghasilkan beberapa logam lithium pertama di dunia dari karbonat lithium. Hari ini lithium karbonat (atau lebih tepatnya ion lithium di lithium karbonat) digunakan untuk menghambat fase manik bipolar disorder (manic-depressive).
  • Baterai lithium telah merevolusi perangkat elektronik seperti komputer dan ponsel. Baterai lithium memberikan lebih banyak energi daripada baterai lainnya; dengan kata lain, baterai lithium memiliki daya tampung yang lebih tinggi .

C. Sifat Litium : Penampilan dan Karakteristik

Bahaya:

Litium bersifat korosif, menyebabkan kulit terbaka, karena ketika logam ini mendapatkan kontak dengan udara lembab akan menghasilkan litium hidroksida. Wanita yang menggunakan litium karbonat untuk mengatasi bipolar disorder pada pengobatan selama kehamilan, terdapat kemungkinan dapat menyebabkan cacat lahir.

Karakteristik:

litium dipotongLitium merupakan logam yang lunak, berwarna putih keperakan dan kurang padat. Logam ini sangat reaktif dan tidak ditemukan secara bebas di alam.

Ketika permukaan dipotong (atau tergores) maka dengan cepat logam ini mengoksidasi udara sehingga membentuk lapisan oksida hitam. Litium adalah satu-satunya logam alkali yang bereaksi dengan nitrogen pada suhu kamar, membentuk nitrida litium.

Litiumterbakar dengan nyala merah, namun jika jumlahnya cukup, api bisa menjadi putih cemerlang.

D. Kegunaan Litium

  • Logam litiummurni digunakan dalam baterai litium ion, yang dapat diisi ulang, dan logam ini juga digunakan sebagai paduan dengan aluminium, tembaga, mangan, dan kadmium untuk membuat suku cadang pesawat berkinerja tinggi.
  • Lithium juga digunakan pada reaktor nuklir, misalnya sebagai pendingin dalam reaktor nuklir.
  • Lithium karbonat digunakan sebagai obat untuk menstabilkan suasana hati.
  • Lithium klorida dan bromida digunakan sebagai desikan.
  • Lithium stearat digunakan sebagai pelumas berbagai jenis dan suhu tinggi.

E. Kelimpahan dan Isotop

Kelimpahan lithium di kerak bumi: 20 bagian per juta (bpj) massa, 60 bagian per juta (bpj) mol

Kelimpahan tata surya: 60 bagian per triliun berat, 10 bagian per triliun mol

Harga, murni: $ 27 per 100g

Isotop: Litium memiliki 7 isotop yang diketahui waktu paruhnya, dengan nomor massa 5 sampai 11. Alamiahnya litium ditemukan dalam bentuk campuran antara dua isotop stabil 6Li dan 7Li dengan kelimpahan alam masing – masing 7,6% dan 92,4%.

F. Pembuatan Litium

Litium tidak ditemukan sebagai unsur bebas di alam, melainkan ditemukan dalam bentuk senyawanya, itu juga dalam jumlah yang kecil yang ditemukanan pada batuan beku dan garam dari mata air mineral. Logamlitium murni diproduksi dengan elektrolisis dari campuran leburan (lelehan) litiumklorida dan kalium klorida.

Demikian, semoga tulisan  ini bermanfaat.

Sumber:

Stewart, D.(2012). “Lithium.” Chemicool Periodic Table. Chemicool.com. (terbit 17 Oct. 2012). [Online]. Diakses pada minggu 22 November 2015. http://www.chemicool.com/elements/hydrogen.html.

loading...
loading...