MASSA ATOM RELATIF

Massa atom tidak mungkin diukur, sebagai gantinya kita bisa menghitung massa atom relatif. Apakah itu? Simak penjelasannya berikut ini.

Suatu hal yang tidak mungkin untuk dilakukan yaitu menentukan massa suatu atom dengan menimbang sebuah atom. Mengapa? Oleh karena atom merupakan partikel yang sangat kecil. Namun demikian, dengan perkembangan teknologi, massa atom dapat ditentukan dengan alat Spektrometer massa. Alat ini bukan merupakan neraca, tetapi sutu alat rekayasa teknologi yang mampu untuk menentukan massa partikel – partikel yang sangat kecil.

spetrometer massa- massa atom relatif

Hasil dari spektrometer massa (spektrografnya) berupa kurva yang menunjukan massa dan persentase kelimpahan isotop dari atom – atom tersebut yang terdapat di alam. Seperti telah dibahas dalam teori atom bahwa atom – atom tertentu di alam dapat mempunyai massa berbeda. Oleh karena itu, massa atom relatif dihitung berdasarkan massa rata – rata dari keseluruhan isotop atom yang terdapat di alam.

Dengan menggunakan alat tersebut, ternyata atom hidrogen (atom paling ringan di antara atom –atom yang lain) mempunyai massa 1,67 x 10-27 kg.

Oleh karena harganya yang sangat kecil, maka dibuat suatu cara untuk mempermudah perhitungan di mana massa suatu partikel yang beratnya 1,67 x 10-27 kg disebut dengan 1 s.m.a (satuan massa atom). Jadi, massa 1 atom hidrogen dianggap sama dengan 1 s.m.a.

Atom – atom unsur yang sama tidak selalu mempunyai massa yang sama. Hal itu dapat dianalogikan dengan massa butiran beras, meskipun dari jenis beras yang sama, tetapi massa satu butir beras yang satu dengan yang lain tidaklah persis sama. Atom – atom unsur yang sama, tetapi mempunyai massa yang berbeda telah kita kenal sebagai isotop.

Misalnya atom karbon ada yang mempunyai massa 12 s.m.a dan 13 s.m.a. Dengan adanya isotop tersebut, maka massa atom merupakan massa rata rata dari keseluruhan isotop atom yang ada di alam.

Contoh Soal

Atom klorin di alam terdapat dalam dua macam isotop, yaitu 75% sebagai Cl-35 yang bermassa 35 s.m.a, dan yang 25% sebagai Cl-37 yang bermassa 37 s.m.a. maka massa rata – rata atom klorin adalah:

massa atom relatif Cl

Mengukur massa adalah membandingkan massa suatu benda terhadap benda yang lain. Massa benda pembanding disebut sebagai massa standar. Misalnya, kita menimbang gula dan dinyatakan massanya 1 kg, maka sebenarnya massa gula tersebut adalah sama (sebanding) dengan massa anak timbangan yang massanya 1 kg. Sebagai standar massa dalam penimbangan gula tersebut adalah massa anak timbangan.

Hal yang sama juga berlaku dalam menentukan massa suatu atom. Sebagi suatu standar massa atom ditetapkan massa 1 atom karbon-12 (atom karbon yang bermassa 12 s.m.a). jadi, massa atom yang diperoleh dari pengukuran merupakan massa atom relatif terhadap atom karbon-12.

Massa atom relatif diberi lambang Ar dan dirumuskan sebagai berikut.

rumus massa atom relatif

Dengan:

Ar X : massa atom relatif X

Massa 1 atom C-12 = 12 s.m.a atau 2,04 x 10-27kg (tergantung apa yang ditanyakan, apakah s.m.a, atau kg atau juga mungkin gram)

Massa rata – rata X merupakan massa rata – rata dari semua isotop X yang ada di alam.

Massa atom relatif tidak mempunyai satuan.

Contoh soal 1 massa atom relatif

Massa rata – rata 1 atom N adalah 14 s.m.a, berapa massa atom relatif N?

Jawab:

massa atom relatif N

Contoh soal 2 massa atom relatif

Jika massa 1 atom C-12 adalah 2,04 x 10-27kg. Berapa massa rata – rata 1 atom magnesium, jika Ar Mg = 24?

Jawab:

massa atom relatif Mg

Massa rata – rata 1 atom Mg = 4,08 x 10-27kg

Demikian tulisan mengenai massa atom relatif, semoga bermanfaat….

Sumber:

Sudarmo, U.(2004). KIMIA SMA 1: Untuk SMA Kelas X. Erlangga: Jakarta

loading...
loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *