PEMBUATAN HALOGEN

Mungkin Istilah ‘pembuatan Halogen‘ rasanya kurang pas. Pembuatan Halogen disini maksudnya adalah cara memperoleh halogen atau cara ekstraksi Halogen. Halogen dapat diektraksi dengan metode elektrolisis atau metode oksidasi ion halida-nya. Perkecualian adalah unsur At yang bersifat radioaktif dan diperoleh dengan metode radiasi.

PEMBUATAN HALOGEN

1. FLUORIN (Metode Elektrolisis)

Fluorin mempunyai daya oksidasi yang begitu tinggi sehingga tidak ada zat yang dapat mengoksidasinya. Oleh karena itu, fluorin hanya dapat diperoleh dengan metode elektrolisis. Di dalam elektrolisis, digunakan lelehan campuran KF dan HF dengan perbandingan 1:2, dengan anode grafit dan katode baja. Reaksi pada sel adalah:

Katode : K+(l) + e → K(l)

Anode : F(l) → 1/2 F2(g) + e

 

2. KLORIN (Metode Elektrolisis)

Sumber utama klorin adalah larutan NaCl dari air laut dan garam batu. Cl diekstraksi dari larutan NaCl dalam sel elektrolisis. Reaksi pada sel adalah:

Katode : 2H2O(l) + 2e → H2(g) + 2OH

Anode : 2Cl(aq) → Cl2(g) + 2e

Sel (katode+anode): 2Cl(aq) + 2H2O(l) → H2(g) + Cl2(g) + 2OH(aq)

Reaksi keseluruhan:

2NaCl(aq) + 2H2O(l) → H2(g) + Cl2(g) + 2NaOH(aq)

Gambar. elektrolisis adalah salah satu cara memperoleh Klorin pada pembahasan pembuatan halogen
Gambar. Elektrolisis adalah salah satu cara memperoleh Klorin

 

3. BROMIN (Metode Oksidasi)

Sumber utama Br adalah air laut. Ekstraksi Br dari air laut memanfaatkan daya oksidasi Cl yang lebih tinggi dari Br. Gas Cl2 dilewatkan melalui air laut. Cl2 akan mengoksidasi ion Br sehingga terbentuk Br2 yang mudah menguap. Selanjutnya, udara dilewatkan melalui air laut untuk mengangkat gas Br2 yang terbentuk. Persamaan reaksinya:

2Br(aq) + Cl2(g) → 2Cl(aq) + Br2(g)

 

4. IODIN (Metode Oksidasi)

Sumber utama I adalah NaIO3. Proses ekstraksi iodin dari larutan NaIO3 sama halnya dengan ekstraksi Br dari air laut, yakni memanfaatkan daya oksidasi Cl yang lebih tinggi dibandingkan I. Gas Cl2 dilewatkan melalui larutan NaIO3. Cl2 akan mengoksidasi ion I sehingga terbentuk gas I2 yang mudah menguap. Selanjutnya, udara dilewatkan melalui larutan untuk mengangkat gas I2 yang terbentuk. Persamaan reaksinya:

2I(aq) + Cl2(g) → 2Cl(aq) + I2(g)

 

5. ASTATIN (Metode Radiasi)

Sumber utama At adalah isotop bismuth (Bi). At diperoleh dari penembakan Bi dengan partikel alfa (He).

At bersifat radioaktif dan mempunyai waktu paro pendek 8,1 jam. Oleh karena itu, At harus digunakan secepatnya. Produksi At biasanya dalam kisaran 0,001 mg.

 

Demikianlah pembahasan mengenai pembuatan halogen.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *