PERSEN MASSA

Persen massa – Tiap tahun diperkirakan lebih dari 10.000 senyawa disintesis di laboratorium. Untuk memperoleh rumus suatu senyawa, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan persen massa dari unsur – unsur yang berbeda dalam suatu senyawa bergantung pada macam senyawa dan unsur – unsur penyusunnya. Dua metoda klasik yang diterapkan sejak dulu adalah analsis pengendapan dan analisis pembakaran.

Metoda analisis pengendapan, dapat digunakan jika terbentuk senyawa yang sukar larut. Misalnya dalam sintesis senyawa yang mengandung logam perak. Cuplikan dari senyawa tersebut ditimbang kemudian direaksikan dengan larutan HCl agar terbentuk endapan perak (I) klorida, AgCl. Selanjutnya endapan disaring, dibersihkan dari pengotor, dikeringkan dan ditimbang secara analitis. Persen massa cuplikan dapat dihitung dengan anggapan bahwa selama reaksi berlangsung, semua perak bereaksi tepat dengan HCl membentuk perak (I) klorida.

persen massa AgCl

Metoda analisis pembakaran, sering digunakan secara luas terutama untuk reaksi – reaksi yang melibatkan gas, misalnya senyawa yang mengandung karbon dan hidrogen. Cuplikan dari senyawa ditimbang, dimasukkan ke dalam tabung tertutup sambil dialirkan gas oksigen ke dalamnya agar terjadi pembekaran sempurna sampai semua karbon dan hidrogen membentuk gas karbon dioksida dan uap air. Produk reaksi bersama – sama gas oksigen dikeluarkan dari tabung pembakar melalui dua buah absorben (bahan penyerap), satu untuk menyerap uap air dan satu lagi untuk menyerap karbon dioksida. Pertambahan berat pada penyerap (absorben) menunjukan massa air dan massa karbon dioksida yang terbentuk. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini.

metoda pembakaran untuk menentukan persen massa
Gambar: Metoda pembakaran untuk menentukan persentase karbon dan hidrogen dalam senyawa karbon.
Zat ditempatkan dalam wadah cuplikan dan dibakar dalam tungku. Uap dari zat terbakar (CO2 dan H2O) dan oksigen berlebih mengalir melalui pipa.

Dengan diketahuinya massa air dan massa karbon dioksida, maka massa hidrogen dan massa karbon yang berasal dari cuplikan senyawa dapat dihitung berikut persen massa nya, yaitu sebagai berikut:

persen massa senyawa karbon

Contoh Soal persen massa

Asam asetat dikenal dengan nama cuka tersusun dari unsur karbon, hidrogen dan oksigen. Untuk menganalisis kadar asam asetat dalam cuka, diambil cuplikan seberat 0,5624 gr, dimasukkan ke dalam tabung dan dibakar sempurna seperti pada gambar di atas sebelumnya. Pertambahan massa penyerap air adalah 0,3293 gr, dan pertambahan massa penyerap karbondioksida adalah 0,8624 gr. Hitung persen massa karbon dan hidrogen serta hitung pula persen oksigen dalam cuplikan

Penyelesaian:

contoh soal persen massa

Karena cuplikan senyawa hanya mengandung unsur C, H, dan O, maka untuk menghitung persen oksigen dalam cuplikan adalah sisa dari persen hidrogen dan persen karbon. Dengan demikian,

Persen massa O = 100% – %C – %H = 100% – 41,82% – 6,51% = 51,67%

Demikian tulisan mengenai persen massa, semoga bermanfaat ….

Sumber:

Sunarya, Y.(2007). KIMIA UMUM Berdasarkan prinsip – prinsip kimia modern. Alkemi Grafisindo Press: Bandung.

loading...
loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *