PERUBAHAN ENTALPI STANDAR

PERUBAHAN ENTALPI STANDAR

Entalpi merupakan besaran fisis yang nilainya dipengaruhi oleh jumlah dan wujud zat, serta dipengaruhi oleh lingkungan (suhu dan tekanan). Pengukuran entalpi pada suhu dan tekanan yang berbeda akan menghasilkan nilai entalpi yang berbeda. Oleh karena itu, disepakati suatu keadaan standar, yaitu pada suhu 298 K dan tekanan 1 atm. Jadi, perubahan entalpi standar adalah perubahan entalpi yang diukur pada 298 K dan tekanan 1 atm. Perubahan entalpi standar dibedakan berdasarkan jenis reaksi atau prosesnya.

1. Perubahan entalpi pembentukan standar (∆Hfo)

Perubahan entalpi pembentukan standar (Standard Enthalpy of Formation) adalah perubahan entalpi yang terjadi pada pembentukan 1 mol suatu senyawa dari unsur-unsurnya yang palingn stabil pada keadaan standar. Satuan perubahan entalpi pembentukan standar menurut Sistem Internasional (SI) adalah kilojoule per mol (kJ mol-1).

perubahan entalpi standar
Pada reaksi pembentukan uap air dilepaskan kalor sebesar 241,818

Contoh:

Perubahan entalpi pembentukan standar dari kristal amonium klorida adalah -314,4 kJ mol-1. Persamaan termokimia dari pernyataan tersebut adalah:

½ N2(g) + 2H2(g) + ½ Cl2(g) → NH4Cl(s)    ∆Hfo = -314,4 kJ mol-1

Catatan: Nilai perubahan entalpi pembentukan standar (∆Hfo) unsur adalah nol, seperti N2, H2, dan Cl2.

 

2. Perubahan entalpi peruraian standar (∆Hdo)

Perubahan entalpi peruraian standar (Standard Enthalpy of Decomposition) adalah perubahan entalpi yang terjadi pada peruraian 1 mol suatu senyawa menjadi unsur-unsurnya yang paling stabil pada keadaan standar. Pada dasarnya, perubahan entalpi perubahan entalpi standar merupakan kebalikan dari perubahan entalpi pembentukan standar, makan nilainya akan berlawanan tandanya.

Contoh:

Jika ∆Hfo H2O(g) = -240kJ mol-1, maka ∆Hd H2O = +240 kJ mol-1 dan persamaan termokimianya adalah:

H2O(l) → H2(g) + ½ O2(g)  ∆H = +240 kJ

 

3. Perubahan entalpi pembakaran standar (∆Hco)

Perubahan entalpi pembakaran standar (Standard Enthalpy ogf Combustion) adalah perubahan entalpi yang terjadi pada pembakaran 1 mol suatu zat secara sempurna.Pembakaran merupakan reaksi suatu zat dengan oksigen, contohnya:

  1. C(s) + O2(g) → CO2(g)
  2. H2(g) + ½ O2(g) → H2O(g)
  3. S(s) + O2(g) → SO2(g)
  4. N2(g) + O2(g) → 2NO(g)

Contoh soal

1. Nilai perubahan entalpi pembakaran standar (∆Hco) metanol (CH3OH) adalah -638,5 kJ/mol. Tuliskan persamaan termokimianya.

Jawab:

CH3OH(l) + 3/2 O2(g) → CO2(g) + 2H2O(g)   ∆H = -638,5 kJ

2. Jika diketahui ∆Hco C = -393,5 kJ mol-1, berapa kalor yang terjadipada pembakaran 1 kg arang,jika dianggap bahwa arang mengandung 48% karbon dan Ar C =12.

Jawab:

Diketahui:

∆Hco C   = -393,5 kJ mol-1

Massa C = (48/100) x 1.000 gram

                = 480 gram

Ditanya: q

Penyelesaian:

Pada pembakaran 1 mol karbon dibebaskan kalor 393,5 kJ maka pada pembakaran (480 g / 12 g/mol) karbon dihasilkan kalor sebanyak:

∆H = (480 g / 12 g/mol ) x 393,5 kJ/mol = 15.740 kJ

Demikian ulasan mengenai perubahan entalpi standar. Jika ada masukan, saran ataupun pertanyaan silahkan berkomentar ya. Semoga bermanfaat…..

Sumber:

Sudarmo, U.(2013). KIMIA: Untuk SMA/MA Kelas XI, Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu Alam. Erlangga: Jakarta

loading...
loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *