PLASTIK : Sifat, Pembuatan, Jenis dan Limbah Plastik

Plastik. Pembahasannya disini akan dibatasi seputar sifat plastik, pembuatan plastik, plastik termoset dan plastik termoplas, jenis plastik dan limbah plastik.  Simak selengkapnya di bawah ini.

Salah satu kimia industri yang saat ini sangat luas digunakan adalah plastik. Bahan kimia ini digunakan untuk berbagai peralatan rumah tangga, alat – alat kantor, kemasan industri, bahkan untuk teknologi tinggi, misalnya untuk komponen pesawat terbang. Melihat begitu luasnya penggunaan bahan kimia ini tidaklah berlebihan jika era sekarang ini dikatakan sebagai zaman plastik.

A. SIFAT PLASTIK

Plastik memiliki banyak sifat istimewa, sehingga dapat digunakan untuk berbagai keperluan, antara lain:

  1. Mudah dibentuk menjadi berbagai macam bentuk.
  2. Tahan lama dan tidak berkarat.
  3. Relatif murah.

Namun demikian, bahan kimia ini juga memiliki beberapa kelemahan, diantaranya:

  1. Muda terbakar sehingga beresiko jika digunakan dalam kendaraan bermotor atau bagian – bagian rumah. Untuk mengatasi sifat mudah terbakar ini, maka berbagai barangplastik seperti furnitur, dilapisi dengan bahan yang tahan api yang disebut retardan.
  2. Jika terbakar menghasilkan gas – gas racun, diantaranya karbon monoksida. Sering kali uap beracun ini lebih berbahaya daripada panas yang dihasilkan.
  3. Plastikbukan saja tahan karat, tetapi juga sukar diuraikan oleh mikroorganisme (nonbiodegradable). Oleh karena itu, limbah plastik menjadi masalah lingkungan,menyebabkan pencemaran pandangan dan pencemaran tanah. Sampah plastik dapat pula menahan menahan air, sehingga menjadi media perkembangan nyamuk. Untuk mengatasi hal ini, para hali berupaya membuat plastik ramah lingkungan, yaitu plastik yang dapat terurai.
  4. Kelemahan lainnya adalah karena bahan kimia ini dibuat dari bahan baku minyak bumi dan gas alam. Seperti yang diketahui bahwa minyak bumi dan gas alam merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, sehingga suatu saat akan habis. Hal ini merupakan tantangan bagi para ahli untuk menemukan pengganti plastik.

B. PEMBUATAN PLASTIK

Seperti telah disebutkan di atas, plastik merupakaan bahan sintetis yang dibuat dari minyak bumi atau gas alam. Pertama, gas atau minyak bumi diubah menjadi molekul kecil yang disebut monomer. Kemudian, monomer tersebut dirangkai menjadi molekul sangat besar, yaituplastik. Oleh karena itu, bahan kimia ini tergolong bahan yang disebut polimer. Proses pembentukan polimer dari monomernya disebut polimerisasi. Kurang lebih reaksinya dapat digambarkan sebagai berikut:

plastik - polimerisasi

Salah satu contohplastik yang banyak digunakan adalah polietilena. Plastikini dibuat dari monomer, yaitu etilena, CH2=CH2. Struktur molekul polietilena dapat digambarkan seperti pada gambar di bawah:

plastik - etilena

Plastikmempunyai sifat plastis, yaitu dapat diregangkan tetapi tidak kembali ke bentuk semula ketika peregangan dilepas. Sifat demikian itu terjadi karena susunan molekul – molekul dalamplastik saling terikat bagaikan benang kusut, kira – kira seperti pada gambar:

C. PLASTIK TERMOSET DAN PLASTIK TERMOPLAS

Berdasarkan sifatnya terhadap panas,plastik dapat dibedakaan ke dalamplastik termoplas dan plastik termoset. Plastik termoplas adalah plastikyang meliat panas (akan melunak jika dipanaskan), sedangkan plastik termoset adalah plastikyang memadat panas. Contoh plastik termoplas adalah polietilena sedangkan contoh plastik termoset dalam melamin yang digunakan untuk piring – piringplastik.

D. BERBAGAI JENIS PLASTIK

Oleh karena jenis monomer sangat beragam dan dapat dimodifikasi maka jenisplastik juga sangat beragam. Dari jenis monomer dapat pula dibentuk berbagai macamplastik bergantung pada panjangnya rantai atau kerapatan antarmolekulnya. Selain itu, satuplastik dapat juga merupakan gabungan dari dua atau lebih macam monomer dengan perbandingan yang dapat berbeda pula.isalnya, dua jenis monomer, misalnya A dan B, dapat membentuk berbagai macam kombinasi, seperti A – B – A – B atau A – A – B – B – A – A – , dan sebagainya. Dewasa ini, ribuan jenisplastik telah berhasil dibuat. Berikut ini dibahas beberapa jenisplastik yang benyak digunakan.

1. Polietilena

Polietilena merupakan plastikyang paling banyak diproduksi. Plastikini digunakan antara lain untuk membuat plastiklembaran, kantongplastik, botolplastik, dan pembungkus kabel.

2. Polivinilklorida (PVC)

PVC merupakan plastikkedua yang paling banyak dari segi jumlah produksi. Monomer penyusunnya berupa vinilklorida  (CH2=CHCl). Plastikini digunakan antara lain untuk membuat pipa, pelapis lantai, dan selang.

3. Polipropilena

Polipropilena  dibuat dari monomer propilena (CH3-CH=CH2). Plastikini lebih kuat daripada polietilena, sehingga digunakan antara lain untuk membuat karung, tali, dan botol.

4. Teflon atau Politetrafluoroetilena (PTFE)

Teflon merupakan plastikyang sangat kuat, tidak reaktif dan tahan panas. Plastikjenis ini digunakan sebagai pelapis tangki di pabrik kimia dan pada panci antilengket.

5. Polivinil asetat (PVA)

PVA adalah plastikyang dapat menyerap air jauh lebih banyak daripada massanya sendiri. Monomer penyusunnya berupa vinilasetat (CH2=CHOH). Plastikini digunakan antara lain untuk membuat popok bayi.

E. LIMBAH PLASTIK

Seperti telah disebutkan di atas, plastikpada umumnya merupakan bahan yang tidak mudah terurai. Oleh karena itu, limbah plastik dapat menyebabkan pencemaran tanah dan pencemaran pandangan. Limbah plastik tidak baik jika dibakar, sebab mengasilkan gas – gas beracun yang akan mencemari udara.

Cara terbaik menangani limbah plastik adalah daur ulang. Namun begitu, hal ini tidak mudah dilakukan. Kendala utama proses ini adalah kesulitan mengumpulkan limbah. Selain itu, perlu sobat ketahui bahwa pembuatanplastik digunakan juga berbagai bahan lain yang bukanplastik, seperti zat warna dan plastiser. Nah, bahan – bahan campuran ini sangat sulit dipisahkan dari bahan plastiknya. Oleh karena itu, umumnya mutuplastik daur ulang lebihh rendah dari plastik semula, sehingga kurang diminati.

Demikian tulisan mengenai plastik, semoga bermanfaat. Silahkan berkomentar jika ada masukan ataupun saran. Terimakasih.

Sumber:

Purba, M.(2006). KIMIA SMP untuk Kelas IX. Erlangga: Jakarta.

loading...
loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *