REAKSI METATESIS : REAKSI PERTUKARAN PASANGAN ION

REAKSI METATESIS

Reaksi Metatesis adalah reaksi pertukaran pasangan ion dari dua elektrolit. Pada reaksi ini, setidaknya satu produk reaksi akan membentuk endapan, gas atau elektrolit lemah.

reaksi metatesis
reaksi metatesis

Zat elektrolit berupa asam, basa, dan garam mempunyai kelarutan berbeda – beda. Ada yang mudah larut dan ada yang sukar larut dalam air. Untuk lebih jelasnya, perhatikan tabel berikut.

Tabel Zat elektrolit beserta kelarutannya dalam air

Elektrolit Kelarutan dalam air

Contoh

Mudah larut

Sukar larut

Asam Semua asam larut HCl, H2SO4, SO2, HNO3
Basa Sebagian besar basa sukar larut, kecuali dengan kation Li+, Na+, K+, Ca2+, Ba2+, Sr2+, dan NH4+ NaOH, KOH, Ca(OH)2 Mg(OH)2, Al(OH)3, Fe(OH)2
Garam Semua garam NO3, HCO3, ClO4, ClO3, dan CH3COO mudah larut. NaNO3, CH3COOK
Sebagian besar garam fluorida (F) mudah larut, kecuali dengan kation Mg2+, Ca2+, dan Ba2+ LiF, NaF MgF2, CaF2, BaF2
Sebagian besar garam Cl, Br, dan I mudah larut, kecuali dengan kation Ag+, Pb2+, dan Hg2+ KCl, NaCl, BaBr2, KI AgBr, Hg2I2 PbCl2
Sebagian besar garam SO42- mudah larut, kecuali dengan kation Ca2+, Ba2+, Sr2+, Ag+, Pb2+ dan Hg2+ K2SO4, MgSO4, Na2SO4 BaSO4, CaSO4, PbSO4, Ag2SO4
Sebagian besar garam PO43-, CO32-, SO32-, S2-sukar larut, kecuali dengan kation Li+, Na+, K+ dan NH4+ Na3PO4, (NH4)2CO3, K2S CaCO3, Ag2S, FeS, Cu2S

 

Gas yang dihasilkan pada reaksi metatesis berasal dari peruraian zat hipotesis, yaitu zat yang mudah terurai dan bersifat tidak stabil. Berikut contoh zat hipotesis:

H2CO3(aq) → CO2(g) + H2O(l)

H2SO3(aq) → SO2(g) + H2O(l)

NH4OH(aq) → NH3(g) + H2O(l)

Reaksi metatesis (reaksi pertukaran pasangan) yang dibahas pada kali ini sebagai berikut:

  1. Reaksi antara garam dengan asam
  2. Reaksi antara garam dengan basa
  3. Reaksi antara garam dengan garam

 

A. Reaksi antara garam dengan Asam – Reaksi Metatesis

Suatu garam jika direaksikan dengan asam akan membentuk garam dan asam yang lain.

Garam 1 + Asam 1 → Garam 2 + Asam 2

Contoh:

  1. Reaksi antara larutan perak nitrat dengan larutan asam klorida (AgNO3 + HCl)

  Persamaan molekul       : AgNO3(aq) + HCl(aq) → AgCl(s) + HNO3(aq)

  Persamaan ion lengkap : Ag+(aq) + NO3(aq) + H+(aq) + Cl(aq) → AgCl(s) + H+(aq) + NO3(aq)

  Persamaan ion bersih     : Ag+(aq) + Cl(aq) → AgCl(s)

  1. Reaksi antara serbuk natrium karbonat dengan larutan asam nitrat (Na2CO3 + HNO3)

  Persamaan molekul         : Na2CO3(s) + 2HNO3(aq) → 2NaNO3(aq) + H2O(l) + CO2(g)

  Persamaan ion lengkap : Na2CO3(s) + 2H+(aq) + 2NO3(aq) → 2Na+(aq) + NO3(aq) + H2O(l) + CO2(g)

  Persamaan ion bersih     : Na2CO3(s) + 2H+(aq) → 2Na+(aq) + H2O(l) + CO2(g)

  1. Reaksi antara larutan natrium asetat dengan larutan asam sulfat (NaCH3COO + H2SO4)

  Persamaan molekul         : 2CH3COONa(aq) + H2SO4(aq) → Na2SO4(aq) + 2CH3COOH(aq)

  Persamaan ion lengkap : 2CH3COO(aq) + 2Na+(aq) + 2H+(aq) + SO42-(aq) → 2Na+(aq) + SO42-(aq) + 2CH3COOH(aq)

  Persamaan ion bersih      : CH3COO(aq) + H+(aq) → CH3COOH(aq)

  1. Reaksi larutan larutan asam bromida dengan larutan kalium nitrat

  HBr + KNO3 → (tidak bereaksi, karena salah satu produknya tidak ada yang berupa endapan, gas, maupun elektrolit lemah)

B. Reaksi antara Garam dengan Basa – Reaksi Metatesis

Reaksi antara garam dengan basa akan membentuk garam dan basa yang berbeda dengan pereaksinya.

Garam 1 + Basa 1 → Garam 2 + Basa 2

Contoh:

  1. Reaksi antara larutan tembaga (II) sulfat dengan larutan natrium hidroksida (CuSO4 + NaOH)

  Persamaan molekul        : CuSO4(aq) + 2NaOH(aq) → Cu(OH)2(s) + Na2SO4(aq)

  Persamaan ion lengkap : Cu2+(aq) + SO42-(aq) + 2Na+(aq) + 2OH(aq) → Cu(OH)2(s) + 2Na+(aq) + SO42-(aq)

  Persamaan ion bersih     : Cu2+(aq) + 2OH(aq) → Cu(OH)2(aq)

  1. Reaksi antara larutan amonium klorida dengan larutan kalium hidroksida (NH4Cl + KOH)

  Persamaan molekul        : NH4Cl(s) + KOH(aq) →  NH3(g) + H2O(l) + KCl(aq)

  Persamaan ion lengkap : NH4+(aq) + Cl(aq) + K+(aq) + OH(aq) → NH3(g) + H2O(l) + K+(aq) + Cl(aq)

  Persamaan ion bersih     : NH4+(aq) + OH(aq) → NH3(g) + H2O(l)

  1. Reaksi antara larutan natrium nitrat dengan larutan natrium hidroksida.

  NaNO3 + KOH → (tidak bereaksi karena salah satu produknya tidak ada yang berupa endapan, gas, maupun elektrolit lemah)

C. Reaksi antara garam dengan garam – Reaksi Metatesis

Garam 1 + Garam 2 → Garam 3 + Garam 4

Contoh:

  1. Reaksi antara larutan perak nitrat dengan larutan kalium klorida (AgNO3 + KCl)

  Persamaan molekul       : AgNO3(aq) + KCl(aq) → AgCl(s) + KNO3(aq)

  Persamaan ion lengkap : Ag+(aq) + NO3(aq) + K+(aq) + Cl(aq) → AgCl(s) + K+(aq) + NO3(aq)

  Persamaan ion bersih    : Ag+(aq) + Cl(aq) → AgCl(s)

  1. Reaksi antara larutan kalsium nitrat dengan larutan natrium karbonat (Ca(NO3)2 + Na2CO3)

  Persamaan molekul        : Ca(NO3)2(aq) + Na2CO3(aq) → CaCO3(s) + 2NaNO3(aq)

  Persamaan ion lengkap : Ca2+(aq) + 2NO3(aq) + 2Na+(aq) + CO32-(aq) → CaCO3(s) + 2Na+(aq) + 2NO3(aq)

  Persamaan ion bersih    : Ca2+(aq) + CO32-(aq) → CaCO3(s)

  1. Reaksi antara larutan magnesium klorida dengan larutan kalium nitrat

  MgCl2 + KNO3 → (tidal bereaksi, karena salah satu produknya tidak ada yang berupa gas, endapan, maupun elektrolit lemah)

Demikian ulasan mengenai reaksi metatesis. Jika ada masukan, saran ataupun pertanyaan silahkan berkomentar ya. Semoga bermanfaat…..

Sumber:

Harjani, T., dkk.(2013). KIMIA: Untuk SMA/MA Kelas XI. Masmedia: Sidoarjo

loading...
loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *