RUMUS EMPIRIS SENYAWA

Rumus paling sederhana dari suatu molekul dinamakan rumus empiris, yaitu rumus molekul yang menunjukan perbandingan atom – atom penyusun molekul paling sederhana dan merupakan bilangan bulat. Rumus empiris ini merupakan rumus molekul yang diperoleh secara percobaan. Contoh, rumus molekul benzena adalah C6H6, rumus empiris nya adalah CH. Rumus molekul hidrogen peroksida adalah H2O2, rumus empiris nya HO. (Disini perlu dibedakan ya antara rumus empiris dan rumus molekul, untuk mengetahui lebih jauh silahkan kunjungi tulisan rumus molekul).

rumus empiris benzena
Benzena memiliki rumus molekul C6H6 dengan rumus empiris CH

Rumus empiris dapat juga menunjukan rumus molekul apabila tidak ada informasi tentang massa molekul relatif dari senyawa itu. Misalnya, NO2 dapat dikatakan sebagai rumus molekul jika tidak ada informasi massa molekul relatifnya. Tetapi, jika massa molekul relatif nya diketahui, misalnya 92, maka NO2 merupakan rumus empiris karena rumus molekul senyawa tersebut adalah N2O4.

Untuk menentukan rumus empiris perlu terlebih dahulu menentukan komposisi massa dari cuplikan senyawa yang ditentukan melalui percobaan seperti diuraikan di atas. Selanjutnya data tersebut bersama – sama dengan massa atom relatif unsur penyusun senyawa digunakan untuk menghitung nilai perbandingan yang paling sederhana dari atom – atom penyusun cuplikan senyawa itu.

Contoh soal rumus empiris

Suatu cuplikan senyawa diketahui mengandung unsur karbon, hidrogen, dan oksigen dengan persentase masing – masing 41,82% untuk atom C, 6,51% untuk atom H, dan 51,67% untuk atom O, tentukan bagaimana rumus empiris senyawa tersebut?

Penyelesaian:

Diketahui bahwa cuplikan hanya mengandung unsur C, H, dan O, dengan persentase masing – masing 41,82%, 6,51% dan 51,67%.

Andaikan massa cuplikan itu massanya 100 gram, maka

Massa C = 41,82 gram

Massa H = 6,51 gram

Massa O = 51,67 gram

Jumlah mol masing – masing unsur adalah:

contoh soal rumus empiris

Karena perbandingan jumlah mol menyatakan pula perbandingan jumlah partikel atau perbandingan jumlah atom maka perbandingan jumlah mol dapat digunakan untuk menentukan rumus empiris.

Mol C : mol H : mol O = atom C : atom H : atom O = 3,485 : 6,510 : 3,229

Karena atom – atom dalam molekul merupakan kelipatan bilangan bulat, maka perbandingan jumlah atom di atas harus merupakan bilangan bulat dan sederhana. Dengan membagi ketiga bilangan di atas oleh kelipatan paling kecil, yakni 3,229 diperoleh angka banding.

1,08 : 2,02 : 1,00

Perbedaan angka di belakang koma pada desimal kedua dapat diabaikan sebab boleh jadi adanya kesalahan pengukuran massa dalam percobaan. Dengan demikian, perbandingan atom C, H, dan O dalam cuplikan adalah:

1 : 2 : 1

Perbandingan di atas, menyatakan perbandingan atom – atom paling sederhana dalam molekul cuplikan. Dengan demikian, rumus empiris senyawa yang dianalisis adalah:

CH2O

Demikian tulisan mengenai rumus empiris, semoga bermanfaat:

Sumber:

Sunarya, Y.(2007). KIMIA UMUM Berdasarkan prinsip – prinsip kimia modern. Alkemi Grafisindo Press: Bandung.

loading...
loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *