SIFAT FISIK LOGAM

Sifat fisik logam diantaranya titik leleh dan titik didih tinggi, dayantar listrik dan panas yang baik, dapat ditempa, dibengkokan, dan ditarik, serta mengkilap.

sifat fisik logam

SIFAT FISIK LOGAM

1. Titik leleh dan titik didih

Sifat fisik logam yang pertama yaitu logam-logam cenderung memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi karena atom-atom logam terikat oleh ikatan logam yang kuat. Untuk mengatasi ikatan tersebut, diperlukan energi dalam jumlah yang besar.

Kekuatan ikatan berbeda antara logam yang satu dengan logam yang lain tergantung pada jumlah elektron yang terdelokalisasi pada lautan elektron, dan pada susunan atom-atomnya. Logam-logam golongan 1 seperti natrium dan kalium memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif rendah karena tiap atomnya hanya memiliki satu elektron untuk dikontribusikan pada ikatan, tetapi ada hal lain yang menyebabkan hal ini terjadi yaitu unsur-unsur golongan 1 tersusun dengan tidak efektif (terkoordinasi 8), karena itu tidak terbentuk ikatan yang banyak seperti kebanyakan logam. Unsur-unsur golongan 1 memiliki ukuran atom yang relatif besar (berarti bahwa inti jauh dari elektron yang terdelokalisasi) yang juga menyebabkan lemahnya ikatan.

2. Daya hantar listrik

Sifat fisik logam yang kedua yaitu memiliki daya hantar listrik yang baik, yang disebabkan oleh adanya elektron valensi yang bergerak bebas dalam kristal logam. Jika listrik dialirkan melalui logam, elektron-elektron valensi logam akan membawa muatan listrik ke seluruh logam dan bergerak menuju potensial yang lebih rendah sehingga terjadi aliran listrik dalam logam.

3. Daya hantar panas

Sifat fisik logam yang ketiga yaitu memiliki daya hantar panas yang baik. Daya hantar panas disebabkan adanya elektron valensi yang dapat bergerak bebas. Bila bagian tertentu dari logam dipanaskan, maka elektron-elektron pada bagian logam tersebut menerima sejumlah energi sehingga energi kinetisnya bertambah dan gerakannya makin cepat. Elektron-elektron yang bergerak dengan cepat tersebut menyerahkan sebagian energi kinetisnya kepada elektron lain sehingga seluruh bagian logam menjadi panas dan naik suhunya.

4. Dapat ditempa, dibengkokkan dan ditarik.

Oleh karena elektron valensi logam mudah bergerak dalam Kristal logam, maka elektron-elektron tersebut mengelilingi ion logam yang bermuatan positif secara simetris, karena gaya tarik antar ion logam dan elektron-elektron valensi sama ke segala arah. Ikatan dalam kisi kristal logam tidak kaku seperti kristal senyawa kovalen, sebab dalam kisi kristal logam tidak terdapat ikatan terlokalisasi. Karena daya tarik setiap ion logam bermuatan positif terhadap elektron valensi sama besarnya, maka suatu lapisan ion logam bermuatan positif dalam kisi kristal mudah bergeser. Jika ikatan logam putus, maka akan segera terbentuk ikatan logam yang baru. Oleh karena itu, sifat fisik logam dapat ditempa menjadi lempeng yang sangat tipis, dapat ditarik menjadi kawat yang halus atau dibengkokkan.

5. Sifat Mengkilap

Bila cahaya tampak jatuh pada permukaan logam, sebagian elektron valensi yang mudah bergerak tersebut tereksitasi (elektron berpindah dari tingkat energi yang lebih rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi). Ketika elektron tereksitasi tersebut kembali pada keadaan dasarnya, maka energi cahaya dengan panjang gelombang tertentu (di daerah cahaya tampak) akan dipancarkan kembali. Peristiwa ini dapat menimbulkan sifat fisik logam yang khas yaitu mengkilap.

PERBANDINGAN SIFAT FISIK LOGAM DAN NON LOGAM

Logam Non Logam
1.      Padatan logam merupakan penghantar listrik yang baik.

2.      Mengkilap.

3.      Kuat dan keras.

 

4.      Dapat dibengkokkan dan diulur.

5.      Penghantar panas yang baik.

6.      Sebagian besar logam mempunyai kerapatan yang besar.

7.      Sebagian besar logam mempunyai titik leleh dan titik didih tinggi.

1.    Padatan non-logam bukan penghantar listrik yang baik.

2.    Tidak mengkilap.

3.    Sebagian besar non-logam tidak kuat dan lunak.

4.    Rapuh dan patah bila dibengkokkan.

5.    Sukar menghantar panas.

6.    Sebagian besar non-logam kerapatannya rendah.

 

7.    Sebagian besar non-logam titik lelehnya dan titik didihnya rendah.

Demikian tulisan mengenai sifat fisik logam, silahkan baca pula ikatan logam: pengertian ikatan logam dan proses pembentukan ikatan logam. Terima kasih.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *