SIFAT LOGAM ALKALI

Sifat logam alkali dapat dilihat dari dua aspek,yaitu sifat fisika dan sifat kimia.

Sifat Fisika Logam Alkali

natrium
logam natrium yang berwarna putih keperakan

Semua unsur Golongan IA berwarna putih keperakan, berupa logam padat kecuali Cesium yang meleleh pada 28oC sehingga menjadi cair pada siang hari. Natrium adalah logam Lunak yang dapat dipotong dengan pisau, dan kalium lebih lunak dari Natrium. Logam litium, Natrium, Kalium mempunyai kerapatan kurang dari 1,0g/cm3 , akibatnya ketiga logam tersebut akan terapung dalam air, namun ketiga logam tersebut sangat reaktif terhadap air dan reaksinya cukup dahsyat.

Sifat-sifat fisik logam, seperti lunak dan titik leleh rendah menjadi petunjuk bahwa ikatan antar atom dalam logam sangat lemah. Lemahnya ikatan ini akibat ukuran atom logam alkali relatif besar bila dibandingkan dengan unsur-unsur lain yang seperioda. Kecenderungan ukuran ini didukung oleh fakta bahwa logam alkali hanya memiliki satu elektron valensi. Bagaimana titik leleh menurun dari litium ke Cesium. Hal ini boleh jadi diakibatkan oleh jari-jari atom yang bertambah besar, sehingga mengurangi kekuatan ikatan antar atom logam.

Sifat Kimia Logam Alkali

Sebagaimana telah diungkapkan, semua logam alkali secara kimia sangat reaktif. Logam-logam tersebut merupakan zat pereduksi kuat, seperti ditunjukan oleh potensial reduski standar yang sangat negatif. Dengan mempertimbangkan kelektronegatifan yang rendah dari logam alkali, ini menunjukan bahwa logam alkali cenderung membentuk senyawa ionik. Hal ini uga diperkuat oleh energi ionisasi pertama ang relatif rendah,sedangkan energi ionisasi kedua sangat tinggi, sehingga hanya ion dengan bilangan oksidasi +1 yang dapat dibentuk dalam senyawa.

reaksi natrium dengan air
Reaksi antara Natrium dengan air

Semua logam alkali dapat bereaksi dengan air. Reaksinya melibatkan pergantian hidrogen dari air oleh logam, misalnya:

2Na(s) + H2O(l) –> NaOH(aq) + H2(g)

Karena hidroksida logam alkali merupakan basa kuat, rumus NaOH harus diterjemahkan sebagai larutan ion Na+(aq) dan ion OH(aq).

Logam alkali menjadi sangat reaktif dari atas ke bawah dalam tabel periodik. Sepotong logam litium bila ditambahkan ke dalam air akan bergerak di sekitar permukaan air disertai pelepasan gas hidrogen dan nyala api dari kalor reaksi. Kalium bereaksi dengan sangat dahsyat  disertai ledakan dan nyala berwarna ungu dari spektrum pancaran uap kalium yang terbakar.

Logam alkali terbakar diudara dengan adanya gas oksigen, semuanya membentuk oksida (senyawa O2-). Litium membentuk Litium Oksida (Li2O) suatu padatan berwarna putih. Walaupun Natrium membentuk Oksida, produk yang lebih dominan bila natrium dibakar di udara adalah natrium peroksida (Na2­O2) suatu senyawa berwarna putih kekuningan. Senyawa ini merupakan senyawa ionik dari ion Natrum dan ion Peroksida (O2-). Jika Kalium dibakar dalam udara,produk yang lebih dominan adalah Kalium Superoksida (K2O) suatu senyawa berwarna kuning-jingga. Oksida ini merupakan senyawa ionik dari ion Kalium dan ion Superoksida (O2). Keadaan oksidasi oksigen dalam ion-ion O2-,O22-, dan O2 adalah -2, -1, dan -1/2.

Logam Alkali juga bereaksi dengan halogen (F2, Cl2, Br2 dan I2) membentuk halida. Pada suhu yang dinaikkan secara bertahap (elevasi) alkali bereaksi dengan hidrogen membentuk hidrida (seperti Li+H). Litium adalah logam alkali yang dapat berekasi dengan nitrogen secara langsung, sedangkan logam lainnya tidak bereaksi.

Karena kereaktifannya dalam udara maupun uap air, logam alkali harus disimpan dalam cairan yang inert, seperti kerosin atau dalamgas inert lain. Logam tersebut harus diperlakukan menggunakan pinset, sebab dapat bereaksi dengan uap air yang terdapat pada tangan kita menghasilkan nyala (dari hidroksida logam alakli dan kalor reaksi).

Demikian tulisan mengenai sifat logam alkali. Jika ada masukan, saran ataupun pertanyaan silahkan berkomentar. Silahkan pula kunjungi:

Semoga bermanfaat….

Sumber:

Sunarya,Y.(2003). Kimia Dasar 2. Alkemi Grafisindo Press: Bandung

loading...
loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *