TATA NAMA ASAM DAN BASA

Selain untuk senyawa ion, juga terdapat tata nama asam dan basa. Rumus kimia asam umumnya terdiri dari atom hidrogen dan suatu anion yang disebut sisa asam. Misalnya HCl (senyawa asam yang ada di dalam lambung) disebut asam klorida, terdiri dari  H+ dan anion Cl.

tata nama asam dan basa
Lambung mengandung Asam Klorida (HCl)

TATA NAMA ASAM DAN BASA

1. Tata Nama Asam

Asam merupakan kelompok senyawa penting yang mengandung atom H. Senyawa asam dapat melepaskan ion hidrogen (H+) ketika dilarutkan dalam air. Senyawa asam terdiri dari molekul biner (HCl, HF, HBr, dan H2S) dan molekul poliatom (HNO2, HNO3, H­2SO3, dan H2SO4). Senyawa asam memiliki penamaan khusus, yaitu senyawa asam biner diberi nama dengan menyebut asam sebagai pengganti hidrogen. Kemudian,menyebut nama atom berikutnya dengan diakhiri kata –ida. Contohnya, HF (asam fluorida), HCl (asam klorida), HBr (asam bromida), HI (asam Iodida), dan H2S (asam sulfida).

Adapun asam poliatom, terbentuk dari oksi nonlogam (oksida asam) yang bereaksi dengan air.

Contoh:

  • N2O3 + H2O → 2HNO2    (bilangan oksidasi N = +3)
  • 2O5 + H2O → 2HNO3    (bilangan oksidasi N = +5)
  • SO3 + H2O → H2SO4        (bilangan oksidasi S = +6)
  • P2O3 + H2O → 2H3PO3    (bilangan oksidasi P = +3)
  • P2O5 + H2O → 2H3PO4    (bilangan oksidasi P = +5)

Asam yang mengandung unsur nonlogam dengan bilangan oksidasi  kecil diberi akhiran –it. Adapun asam yang mengandung unsur nonlogam dengan bilangan oksidasi besar diberi akhiran –at.

Beberapa rumus molekul dan tata nama Asam

Rumus Molekul Bilangan Oksidasi Nonlogam Nama
HNO2 N = +3 Asam nitrit
HNO3 N = +5 Asam nitrat
H2SO3 S = +4 Asam sulfit
H2SO4 S = +6 Asam sulfat
H3PO3 P = +3 Asam fosfit
H3PO4 P = +5 Asam fosfat

Untuk atom nonlogam yang memiliki bilangan oksidasi lebih dari dua, contoh penamaannya sebagai berikut.

Senyawa asam dengan bilangan oksidasi nonlogam lebih dari dua

Atom nonlogam Bilangan oksidasi nonlogam Rumus molekul Nama
Cl +7

+5

+3

+1

HClO4

HClO3

HClO2

HClO

Asam perklorat

Asam klorat

Asam klorit

Asam hipoklorit

Br +7

+5

+3

+1

HBrO4

HBrO3

HBrO2

HBrO

Asam perbromat

Asam bromat

Asam bromit

Asam hipobromit

2. Tata Nama Basa

Senyawa basa termasuk senyawa poliatom yang terbentuk dari oksida logam (oksida basa) dengan air.

Contoh:

  • Na2O + H2O → 2NaOH
  • K2O + H2O → 2KOH
  • CaO + H2O → Ca(OH)2
  • BaO + H2O → Ba(OH)2

Penamaan senyawa basa, yaitu dengan caraa meyebut nama logamnya, diikuti dengan nama hidroksida.

Tata nama senyawa basa

Basa Nama
LiOH Litium hidroksida
NaOH Natrium hidroksida
Mg(OH)2 Magnesium hidroksida
Ba(OH)2 Barium hidroksida
Al(OH)3 Aluminium hidroksida

Demikian tulisan mengenai tata nama asam dan basa. Jika ada masukan, saran ataupun pertanyaan silahkan berkomentar ya. Semoga bermanfaat…..

Sumber:

Sutresna, N.(2005).KIMIA untuk SMA Kelas I (Kelas X) Semester 2. Grafindo Media Pratama: Bandung.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *