UJI KARBOHIDRAT

Uji Karbohidrat – Karbohidrat banyak jenisnya. Identifikasi adanya karbohidrat (uji karbohidrat) di dalam suatu bahan dapat dilakukan dengan uji Molish, uji Seliwanof, uji Antron, uji Benedict, uji Barfoed, uji Iodin, dan uji Fehling.

uji karbohidrat

UJI KARBOHIDRAT

1. Uji Molish

pada uji Molish, sebanyak 2 mL larutan sampel ditambah dengan 2 tetes α-naftol 10% (baru dibuat) dan dikocok. Secara hati – hati ditambahkan 2 mL H2SO4 pekat sehingga timbul dua lapisan. Cincin warna merah pekat pada permukaan menunjunkan adanya karbohidrat dalam sampel.

2. Uji Seliwanoff

Pereaksi dibuat segera sebelum digunakan. Pereaksinya terdiri atas 12 mL HCl pekat dan 3,5 mL resolsinol 0,5%. Ke dalam 1 mL sampel ditambahkan 5 mL pereaksi, kemudian ditempatkan dalam air mendidih selama 10 menit. Warna merah menunjukan bahwa dalam sampel terkandung fruktosa.

3. Uji Antron

Pereaksi dibuat dari larutan antron 0,2% di dalam H­2SO4 pekat. Larutan sampel sebanyak 0,2 mL ditambahkan ke dalam larutan antron. Terbentuknya warna hijau menunjukan adanya karbohidrat di dalam larutan sampel.

4. Uji Benedict

Larutan Benedict merupakan campuran dari CuSO4, natrium sitrat, dan Na2CO3. Karbohidrat yang mempunyai sifat pereduksi (misalnya glukosa) akan memberikan endapan warna merah bata dengan larutan Benedict.

5. Uji Barfoed

Perekasi Barfoed terdiri atas tembaga (II) asetat. Ke dalam 5 mL pereaksi ditambahkan 1 mL larutan sampel, kemudian dipanaskan dengan penangas air selama 1 menit. Endapan merah oranye menunjukan adanya monosakarida di dalam sampel.

6. Uji Iodin

Uji Iodin digunakan untuk menunjukan adanya polisakarida. Jika ke dalam bahan yang mengandung polisakarida diberi larutan iodin dan memberikan warna biru, berarti bahan tersebut mengandung amilum (amilosa). Amilopektin akan memberikan warna merah ungu, sedangkan glikogen dan dekstrin akan memberikan warna merah cokelat.

7. Uji Fehling

Uji Fehling digunakan untuk menunjukan adanya karbohidrat pereduksi (monosakarida, laktosa, dan maltosa). Larutan Fehling dibuat dari campuran CuSO4 (Fehling A) dan Na-K-tartrat (Fehling B). Pereaksi ini akan membentuk endapan merah bata dengan monosakarida.

Demikian tulisan mengenai uji karbohidrat, semoga bermanfaat. Jika ada masukan dan asran silahkan berkomentar ya.

Terima kasih.

Sumber:

Sudarmo, U.(2013). KIMIA: Untuk SMA/MA Kelas XI, Kelompok Peminatan Matematika dan Ilmu Alam. Erlangga: Jakarta

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *