UNSUR : Pengertian, Contoh, Lambang, & Sitem Periodik Unsur

Pembahasan unsur disini dibatasi pada pengertian unsur, contoh unsur, lambang unsur, unsur logam dan unsur nonlogam, serta sistem periodik unsur. Pembahasan materi ini termasuk tahap dasar terutama dalam pengenalan ilmu kimia.

A. PENGERTIAN UNSUR DAN CONTOH UNSUR

Unsur - unsur emas
unsur emas dengan simbol Au

Unsuradalah materi yang paling sederhana. Unsurtidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana. Contoh unsur: besi, emas, aluminium, karbon, nitrogen dan oksigen.

Pada tulisan sebelumnya telah dibahas bahwa zat tunggal dapat berupa unsurdan senyawa. Salah satu contoh  senyawa yaitu air, sedangkan contohnya yaitu emas. Perbedaan antara unsurdan senyawa terletak dalam hal  dapat tidaknya zat itu diuraikan. Senyawa dapat diuraikan, sedangkan unsurtidak dapat diuraikan. Air dapat diuraikan menjadi dua jenis gas, yaitu oksigen dan hidrogen. Di lain pihak, emas tidak dapat diuraikan.

Perlu dipahami bahwa menguraikan tidaklah sama dengan memotong – motong atau menghaluskan. Peruraian menghasilkan dua jenis atau lebih zat baru yang berbeda dari zat semula, sedangkan memotong – motong atau menghaluskan hanya mengubah bentuk tetapi tidak mengubah jenis zatnya. Aram dapur tidaklah terurai etika digerus menjadi bubuk, menggerus garam hanya mengubah bentuknya menjadi bubuk, tetapi zat itu tetaplah sebagai garam. Sama halnya, air tidaklah terurai hanya dengan menguapkan. Penguapan hanya mengubahnya menjadi bentuk gas, yaitu uap air.

Salah satu cara untuk menguraikan senyawa adala melalui pemanasan pada suhu yang relatif tinggi. Semua senyawa dapat diuraikan melalui pemanasan, tetapi suhu untuk menguraikan masing – masing senyawa senyawa berbeda – beda. Artinya, ada senyawa yang muda terurai, ada pula yang sukar terurai. Seperti dinyatakan di atas, air tidak terurai ketika menguap pada suhu 100oC, tetapi jika uap air dipanaskan pada suhu tinggi, maka air akan terurai menjadi oksigen dan hidrogen. Meski suhunya diturunkan ke suhu kamar, keduanya akan tetap berupa gas, tidak kembali menjadi air semula. Selain melalui pemanasan, ada juga zat yang terurai dengan aliran listrik atau karena radiasi atau penyinaran.

Jenisunsur tidaklah terlalu banyak. Di alam, hanya terdapat 92 jenisunsur (untuk saat ini). Namun demikian, berkat kemajuan ilmu pengetahuan, para ahli telah berhasil membuat beberapaunsur. Sampai tulisan ini dibuat, telah dikenal tidak kurang dari 118 jenisunsur dan mungkin masih akan bertambah lagi.

B. LAMBANG UNSUR

Unsur - Jons Jakob Berzelius
Jons Jakob Berzelius

Untuk meringkaskan dan mempermudah penulisan, maka setiapunsur diberi lambang yang kita sebut lambang unsur atau lambang atom.

Contoh:

Karbon (C)

Kalsium (Ca)

Sejarah mencatat berbagai cara pemberian lambang unsur. Adapun cara yang dipergunakan sekarang diusulkan oleh Jons Jakob Berzelius (1779 – 1848). Menurut Berzelius, setiapunsur dilambangkan dengan satu huruf, yaitu huruf awal dari nama Latin unsuryang bersangkutan dan ditulis dengan huruf besar. Bagiunsur yang mempunyai huruf awal sama, lambangnya dibedakan dengan menambahkan satu huruf lain dari namaunsur tersebut dan ditulis dengan huruf kecil. Perhatikan beberapa conto berikut.

Nama Unsur (Indonesia) Nama Latin Lambang
Karbon Carbonium C
Kalsium Calsium Ca
Klorin Clorine Cl
Tembaga Cuprum Cu
Kalium Kalium K
Perak Argentum Ag

Nama dan lambang beberapaunsur yang biasa ditemukan dalam kehidupan sehari – hari diberikan pada tabel di bawah. Sebaiknya sobat menghafalkan nama dan lambang unsur-unsur tersebut, karena akan benyak digunakan pada pembahasan selanjutnya.

Tabel beberapa unsurdan lambangnya

No NamaUnsur Lambang atom Keadaan fisis keadaan normal Rumus kimia
Unsur Logam
1 Aluminium Al Padat, putih keperakan Al
2 Barium Ba Padat, putih keperakan Ba
3 Besi (ferrum) Fe Padat, putih keperakan Fe
4 Emas (aurum) Au Padat, berwarna kuning Au
5 Kalium K Padat, putih keperakan K
6 Kalsium (Calsium) Ca Padat, putih keperakan Ca
7 Magnesium Mg Padat, putih keperakan Mg
8 Natrium Na Padat, putih keperakan Na
9 Nikel Ni Padat, putih keperakan Ni
10 Perak (argentum) Ag Padat, putih keperakan Ag
11 Platina Pt Padat, putih keperakan Pt
12 Raksa (hydrargyrum) Hg Cair, putih keperakan Hg
13 Zink (zinc) Zn Padat, putih keperakan Hg
14 Tembaga (Cuprum) Cu Padat, kemerahan Cu
15 Timah (stannum) Sn Padat, putih keperakan Sn
16 Timbal (Plumbum) Pb Padat, putih kebiruan Pb
Unsur Nonlogam
17 Belerang (sulfur) S Padat, kuning S8
18 Fosforus (Phosphorus) P Padat, putih dan merah P4
19 Helium He Gas, tidak berwarna He
20 Hidrogen H Gas, tidak berwarna H
21 Karbon:

Grafit

Intan

C  

Padat (lunak), hitam

Padat (keras), tidak berwarna

 

C

C

22 Klorin (Chlorine) Cl Gas, kuning kehijauan Cl2
23 Neon Ne Gas,tidak berwarna Ne
24 Nitrogen N Gas,tidak berwarna N2
25 Oksigen O Gas,tidak berwarna O2
26 Silikon Si Padat, abu – abu mengkilap Si
27 Iodin (Iodine) I Padat, hitam (uapnya berwarna ungu) I2

C.UNSUR LOGAM DAN UNSUR NONLOGAM

Unsurdapat digolongkan ke dalam unsur logam dan unsur nonlogam. Perbandingan sifat antara unsur logam dan unsur nonlogam sedara ringkas diberikan pada tabel di bawah. Besi, aluminium, emas, dan raksa tergolong unsur logam; sedangkan hidrogen,oksigen, dan belerang tergolong unsur nonlogam.

Tabel perbandingan sifat antara logam dan nonlogam

Unsur Logam Unsur Nonlogam
1. Kecuali raksa, berwujud padat pada suhu kamar 1. Ada yang berwujud padat, cair atau gas
2. Dapat ditempa (malleable) dan dapat direnggangkan (ductile) 2.Bersifat rapuh, tidak dapat ditempa
3. Mengkilap jika digosok 3. Kecuali intan, tidak mengkilap walaupun digosok
4. konduktor listrik dan panas 4. Nonkonduktor, kecuali grafit
5. Titik cair dan titik didih umumnya tinggi 5. Titik cair dan titik didih umumnya rendah
6. Massa jenis umumnya tinggi 6. Massa jenis umumnya rendah

Beberapaunsur menunjukan sifat logam sekaligus nonlogam. Unsur-unsur tersebbut digolongkan sebagai unsurmetaloid. Contohnya yaitu boron dan silikon. Penampilan silikon mengkilap seperti logam, tetapi bersifat rapuh seperti nonlogam. Siliikon banyak digunakan sebagai bahan semikonduktor. Dalam sistem periodik unsur, unsurmetaloid terletak di bagian tengah. Unsurmetaloid merupakan peralihan darilogam ke nonlogam.

D. SISTEM PERIODIK UNSUR

Penggolongan unsurke dalam logam dan nonlogam merupakan cara pengelompokan yang sederhana. Antara sesama logam mungkin memiliki sifat – sifat yang sangat berbeda. Demikian juga antar sesama unsur nonlogam. Seiring dengan kemajuan yang dicapai dalam ilmu kimia, pengelompokanunsur semakin terinci. Suatu daftar pengelompokan usnur yang sangat penting dalam ilmu kimia, yaitu sistem periodik unsur. Dalam daftar itu, unsur-unsur memiliki sifat – sifat yang bermiripan ditempatkan ke dalam satu kolom. Unsur-unsur logam terletak di bagian kiri – bawah, sedangkan unsur-unsur nonlogam terletak di bagian kanan atas.

Demikian tulisan yang singkat ini. Silahkan berkomentar jika ada masukan, saran ataupun pertanyaan. Terima kasih.

Sumber:

Purba, M.(2007).IPA Kimia untuk SMP Kelas VII. Erlangga: Jakarta

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *